
Harga minyak berbalik arah setelah penurunan pada hari Jumat karena pembicaraan yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina gagal menghasilkan terobosan, dan China berjanji untuk mendukung pertumbuhan tahun depan.
Harga West Texas Intermediate (WTI) mencapai lebih dari $58 per barel, sementara Brent mendekati $62. AS telah meningkatkan upaya untuk mengakhiri perang, tetapi masih ada poin-poin yang menjadi kendala, yang menyoroti kesulitan dalam mencapai kesepakatan. Presiden Donald Trump mengatakan dia telah membuat kemajuan dalam pembicaraan pada hari Minggu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Mar-a-Lago.
Zelenskiy mengatakan dia meminta Trump untuk jaminan keamanan selama 30 hingga 50 tahun. Berakhirnya konflik dapat memungkinkan lebih banyak minyak Rusia masuk ke pasar yang kelebihan pasokan.
Harga minyak masih berada di jalur penurunan bulanan kelima pada bulan Desember, yang akan menjadi penurunan terpanjang dalam lebih dari dua tahun. Harga minyak telah tertekan oleh kekhawatiran akan kelebihan pasokan global menyusul peningkatan pasokan dari anggota kartel OPEC+ serta negara-negara di luar kelompok tersebut. Ketegangan geopolitik dari Venezuela hingga Nigeria telah membantu menahan penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir.
Mengenai Ukraina, kurangnya terobosan memberikan dukungan pada harga, kata Gao Mingyu, kepala analis energi di China Futures Co., mengutip isu-isu termasuk nasib wilayah Donbas yang sebagian diduduki oleh pasukan Rusia. "Rasanya masih ada tarik-ulur di depan," katanya.
Sementara itu, China berjanji untuk memperluas basis pengeluaran fiskalnya tahun depan, menurut pernyataan dari Kementerian Keuangan pada hari Minggu, yang menandakan dukungan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan. Importir minyak mentah terbesar di dunia ini telah menghadapi hambatan di tengah penurunan pasar properti dan tekanan eksternal, termasuk gesekan perdagangan dengan AS. Pada saat yang sama, penimbunan minyak mentah yang kuat oleh Beijing diperkirakan akan terus berlanjut, membantu menyerap surplus.
Sementara itu, Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya akan membahas potensi serangan baru terhadap Iran terkait program rudal balistiknya dan pembangunan kembali situs nuklir yang dihantam AS pada bulan Juni selama pertemuan hari Senin. Ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah, sumber sekitar sepertiga pasokan dunia, dapat membahayakan aliran minyak mentah dari kawasan tersebut.
Di Venezuela, pemerintahan Trump telah memberlakukan blokade maritim parsial dalam beberapa hari terakhir, didukung oleh pengerahan militer AS terbesar ke wilayah tersebut dalam beberapa dekade. Trump mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa AS telah melumpuhkan "fasilitas besar" minggu lalu, yang tampaknya merujuk pada serangan terhadap situs yang diduga sebagai tempat perdagangan narkoba, seperti yang dilaporkan New York Times. Venezuela menggambarkan tindakan AS sebagai ilegal dan upaya untuk perubahan rezim.
Harga WTI untuk pengiriman Februari naik 2,50% menjadi $58,16 per barel pada pukul 10:47 pagi waktu New York. Harga minyak Brent untuk pengiriman bulan Februari naik 2,28% menjadi $62,02 per barel.(alg)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...
Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...